Pakan Sapi Agar Cepat Gemuk

Pakan Sapi Agar Sapi Cepat Gemuk

  1. Pakan Sapi Hijau Hijauan

Hijau-hijauan adalah pakan utama untuk sapi potong. Selain gizinya yang tinggi, jenis pakan ini memang dibutuhkan oleh sapi untuk memamah biak atau dalam bahasa jawa disebut nggayemi.

Perlu Anda tahu bahwa sistem pencernaan sapi itu dua langkah. Pertama, Saat makan hijau hijauan makanan akan masuk ke perut sapi. Beberapa waktu kemudian pakan yang sudah bercampur enzim di perut akan kembali ke rongga mulut dan mulut sapi memamahnya. Ini disebut memamah biak atau nggayemi.

Sapi sehat butuh gizi dan memamah biak. Oleh karena itu hijau hijauan adalah makanan utama sapi potong.

Jenis hijau hijauan :

  1. Rumput  Rumputan Hijau

Sapi sangat identik dengan pakan rumput. Peternak rumahan di kampung biasanya mengambil rumput di pinggir jalan, sungai, atau tambak. Istilah ini disebut ngarit. Peternak besar menyediakan lahan untuk menanam rumput, dan pagarnya legum. Kotoran sapi bisa menjadi pupuk untuk tanaman tadi.

Jenis rumput yang biasa menjadi pakan sapi adalah :

  • Rumput Gajah
  • Rumput Raja
  • Rumput Australia
  • Rumput kalanjono
  • Rumput Setaria
  • dll

2. Leguminosa (sejenis Polong polongan)

Biasanya disingkat Legum. Pakan yang satu ini berasal dari daun polong polongan. Misalnya :

  • daun lamtoro (Petai kecil atau petai china)
  • kaliandra
  • sentro
  • gamal
  • dan kacang kacangan lainnya.

sumber gambar : lamtoro

  1. Limbah Panen seperti Jerami, daun tebu, dan tebon jagung

Limbah panen adalah hijau hijauan yang kita peroleh dari sisa panen. Limbah panen ini bisa diberikan langsung atau dikeringkan lalu difermentasikan. Misalnya :

  • Jerami Padi
  • Tebon Jagung
  • Daun Tebu (selamper)
  • Daun ketela
  • Daun kacang
  1. Indigofera

Sudah tahukah anda tentang Indigofera. Tanaman ini sangat populer di Jawa barat dan banten. Bahkan pemerintah sendiri mempromosikannya. ini adalah kabar baik bagi ternak sapi.

Di sana tanaman ini bisa dijadikan bisnis berupa penyediaan pakan sapi. Penasaran dengan tanaman yang dipromosikan oleh pemda Jabar dan Banten ini. simak video ini ya

B. Konsentrat untuk Pakan Sapi Potong

Konsentrat adalah campuran berbagai bahan untuk menambah gizi sapi. Konsentrat basah biasanya langsung diberikan, sedangkan konsentrat kering bisa disimpan lama.

Bahan untuk membuat konsentrat itu macam macam. Pilihlah  yang ada di sekitar Anda agar mudah dan murah biaya transportasinya.

Selain membuat sendiri, konsentrat juga ada yang sudah bentuk jadi. Peternak bisa membeli konsentrat jadi maupun mineralnya saja.

Setiap daerah umumnya punya dokter hewan, biasanya untuk keperluan suntik kawin sapi. Sebelum memutuskan sebuah konsentrat baru atau pakan alternatif baru, sebaiknya dikonsultasikan dulu.

Berikut ini daftar ampas atau limbah yang bisa menjadi bahan baku konsentrat

5. Ampas Tahu

Kandungan protein kedelai membuat ampas tahu laris manis sebagai campuran konsentrat sapi.

6. Ampas Ketela

Ampas ketela pohon atau singkong atau tapioka bisa diberikan kepada sapi potong dengan cara diberikan langsung. Lebih bagus lagi jika dicampur dengan dedak.

7. Bungkil kelapa

Bungkil kelapa adalah sisa dari minyak kelapa. Limbah yang satu ini kalau dibiarkan lama bisa tengik.  Segeralah dikeringkan dan diproses.

8. Bungkil Jagung

Bungkil jagung yang digiling ini bisa diberikan kepada sapi secara langsung maupun fermentasi.

Sapi yang diberi fermentasi bonggol jagung bobotnya bisa naik sampai 0,88 kg/hari.

9. Ampas yang ada di sekitar anda

Ampas apa yang masih ada di sekitar anda? sudahkah anda atau rekan peternak ada yang mencobanya. Ampas dari hasil industri pengolahan hasil bumi biasanya bagus. Meski demikian saya sangat menyarankan anda mengkonsultasikannya kepada dokter hewan setempat atau pakar gizi sapi.

10. Dedak

Dedak biasanya berasal dari penggilingan kulit dan rambut padi. Pakan ini bisa diberikan langsung setelah dicampur air ataupun dicampur ampas.

Setelah mengetahui bahan baku konsentrat kita sekarang akan membuatnya

Cara membuat konsentrat

Anda bisa mencampur beberapa bahan untuk membuat konsentrat. Misalnya dengan bahan baku seperti ini :

Contoh Konsentrat

Bahan bahan :

  • Bungkil jagung : 30 kilogram
  • tepung ikan atau Ikan kering yang siap jadi tepung : 0,5kilogram
  • dedak padi : 54,8 kilogram
  • mineral : 200 gram
  • bungkil kelapa : 10 kg

Cara membuat :

campurkan semua bahan sampai merata. Konsentrat bisa langsung diberikan ke sapi dan disimpan untuk persediaan pakan. Bisa juga ditambah dengan air.

C. Pakan Alternatif untuk Sapi

Istilah pakan alternatif ini muncul setelah jumlah pakan terbatas sementara kebutuhan daging sapi makin banyak. Mari kita bahas.

11. Fermentasi daun dan pohon kering

Fermentasi makin terkenal setelah viral di facebook dan youtube. Dengan jargon ternak tanpa ngarit, kotoran tidak bau, dan sebagainya,  fermentasi makin banyak diminati.

Apa saja yang bisa dibuat fermentasi? ini daftarnya :

  1. Jerami
  2. Daun pisang kering
  3. Tebon jagung
  4. dll

Contoh pembuatan fermentasi jerami untuk pakan sapi:

Bahan Bahan :

  • Jerami
  • Molase
  • Air
  • suplemen organik

Alat :

  • Wadah: bisa kayu, bisa drum, yang penting tertutup
  • Pengaduk
  • Alat pencacah atau alat penggiling
  • terpal atau penutup lainnya

Cara pembuatan :

  1. pisahkan jerami segar, layu, dan kering
  2. Keringkan jerami, biasanya 1 hari saat terik matahari sudah cukup
  3. Tumpuk jerami setebal 20-30 cm
  4. Berikan molase dan suplemen fermentasi
  5. tumpuki lagi dengan jerami 20-30 cm
  6. berikan lagi molase
  7. tumpuk jerami maksimal 2,5 meter
  8. Tutup dan jangan sampai terkena hujan
  9. aduk Selama 3 hari agar cairan dan molase merata ke jerami
  10. proses fermentasi berlangsung selama 21 hari dan pakan siap dipakai

ciri ciri fermentasi berhasil :

  • Bentuk jerami masih sama tetapi tekstur lunak
  • warna kekuning kuningan
  • tidak panas dan tidak keluar asap (asap dan panas muncul biasanya karena ada air hujan)

Hasil Fermentasi bisa disimpan secara terbuka maupun tertutup. Selamat mencoba

 

สล็อตบาคาร่า