Mengenal Vedic Astrology dan Jenisnya

Mengenal Vedic Astrology Indonesia dan Jenisnya

India merupakan sebuah negara yang memiliki nilai sejarah tinggi. Hal tersebut dapat kita lihat melalui keberadaan Vedic astrology Indonesia. Astrologi yang dikenal pula dengan astrologi Veda ini merupakan sebuah ilmu yang muncul pada India kuno dan memiliki kaitan dengan posisi atau pergerakan planet. Ilmu ini juga memberikan pengaruh terhadap waktu dan entitas lainnya yang ada di muka bumi. Menjadi ilmu lawas, astrologi Veda telah ditelusuri sejak ribuan tahun silam. Pada saat itu, astrologi ini didasarkan pada bintang dan pergerakan planet.

Seiring dengan berkembangnya waktu, tanda zodiak masuk ke dalam penelusuran astrologi Veda. Menurut astrologi ini, terdapat 27 rasi bintang, 9 planet dan 12 tanda zodiak. Kesemua hal tersebut memiliki pengaruh yang kuat bagi kehidupan manusia. Gambaran akan pengaruh kehidupan manusia yang diwakili dengan planet dan zodiak kini dikenal dengan horoskop.

Perbedaaan Astrologi Barat dan Vedic Astrology

Menjadi ilmu yang hadir ribuan tahun yang lalu, Vedic astrology sering kali dikaitkan dengan astrologi barat. Banyak yang membandingkan kedua astrologi untuk menilai gambaran hidup manusia. Jika diperhatikan dengan seksama, perbedaan yang ada pada astrologi barat dan Veda terletak pada cara mengukur zodiak. Astrologi Veda memanfaatkan zodiak sidereal yang menilai bahwa bintang menjadi latar belakang manusia guna mengukur pergerakan planet. Astrologi barat memanfaatkan astrologi tropis yang menilai bahwa pergerakan planet dapat diukur pada posisi bintang.

Perbedaan yang terdapat pada kedua astrologi dapat ditemukan seiring dengan berkembangnya waktu. Setelah beberapa abad berlalu, manusia mulai memahami perbedaan yang terjadi diantara astrologi Veda dan astrologi barat. Secara sinkron, kedua ilmu ini terlihat identik. Pergerakan sebesar 22 derajat akibat penempatan planet menjadi perbedaan yang terlihat jelas.

Sastra Hindu penuh akan mitologi yang memiliki kaitan dengan rasi bintang, planet dan tanda zodiak. Vedic astrology menjelaskan banyaknya aturan pada astrologi. Peramal kuni menerangkan bahwa mitologi merupakan metode yang digunakan oleh manusia guna menjelaskan akan hukum fisika. Saat itu, hukum fisika dianggap kompleks dan berada jauh pada pemahaman manusia biasa. Pemahaman manusia saat ini menilai bahwa astrologi Veda terletak pada probabilitas dan statistik.

Horoskop yang saat ini beredar tidak memiliki kaitan dengan astrologi Veda. Horoskop yang tidak mematuhi interpretasi Veda hanya memperhatikan aspek terkecil sehingga dapat menghasilkan gambaran yang kabur. Astrologi Veda dan barat pada mulanya menggunakan planet guna menentukan horoskop dan prediksi tertentu. Bumi yang berotasi mengalami guncangan yang dikenal sengan istilah presesi. Terjadinya goyangan membuat posisi bumi terlihat miring pada bidang ekliptikanya. Pergeseran tersebut terjadi setiap 72 tahun dan membuat kemiringan sebesar 1 derajat. Astrologi Veda mempertimbangkan presesi karena perhitungan horoskop didasarkan oleh jalur ekliptika yang telah diperbaharui.

Jenis-Jenis Vedic Astrology

Jika kita membahas mengenai Vedic astrology, ilmu India kuno ini dibagi menjadi 3 cabang utama. Berikut ini penjelasan mengenai cabang utama dari astrologi Veda:

  1. Siddhanta – Merupakan astronomi yang diterapkan pada astrologi.
  1. Samhita – Berkaitan dengan astrologi duniawi dan memprediksi peristiwa tertentu seperti peristiwa politik, posisi keuangan, gempa bumi, perang, astrologi pemilihan dan hal lainnya yang berkaitan dengan kontruksi.
  1. Hora – Hora yang merupakan bagian dari cabang utama Vedic astrology dibagi menjadi beberapa sub cabang. Di bawah ini merupakan sub cabang dari Hora:
    1. Jaatak Shaastra, merupakan prediksi yang didasarkan oleh horoskop individu.
    2. Muhurt, merupakan pemilihan waktu bermanfaat guna melakukan aktifitas tertentu agar mendapatkan hasil yang manusia harapkan.
    3. Swar Shaastra, merupakan prediksi yang didasarkan oleh suara dan nama.
    4. Prashna merupakan prediksi yang didasarkan pada waktu ketika diajukan oleh querist.
    5. Ankjyotisha merupakan cabang astrologi yang berdasarkan dengan angka.
    6. Astrologi Nadi merupakan risalah kuno untuk memprediksi individu secara terperinci.
    7. Tajik Shaastra merupakan astrologi yang menggunakan matahari tahunan guna memprediksi suatu hal.
    8. Sutra Jaimini adalah metode non konvensional yang berasal dari astrolog ternama, Acharya Jaimini.
    9. Streejaatak merupakan cabang astrologi yang memiliki kaitan dengan kelahiran seorang wanita.