Lokasi kedubes AS di Bagdad dihantam roket

Empat roket menghantam area ‘green zone’ yang menampung kedutaan asing termasuk Amerika Serikat (AS) di Baghdad, Irak. Serangan terjadi Selasa (17/11/2020) malam waktu setempat.

Dalam sebuah pernyataan, militer Irak menyebut roket diluncurkan dari lingkungan distrik al-Alf Dar di New Baghdad. Pejabat, ditulis Al Jazeera dari Associated Press (AP), mengklaim tak ada korban namun dua personil keamanan Irak terluka.

Dilansir CNBC Indonesia, suara tembakan yang cepat membuat sistem pertahanan roket C-RAM milik kedutaan AS dikerahkan. Ini menandai gencatan senjata sementara yang sebelumnya diumumkan milisi pada Oktober telah dilanggar.

 

Padahal sebelumnya penghentian serangan, termasuk ke kedubes AS dilakukan, akibat AS yang hendak menarik diri dari negara itu. Presiden Donald Trump sempat menyebut segera menarik tentaranya kembali ke AS dari Irak dan Afganistan.

 

Hal senada juga diberitakan AFP. Ledakan besar terjadi diikuti suara tembakan cepat dan suar merah di langit.

 

Setidaknya, ada tujuh roket yang dilemparkan milisi. Selain roket ke wilayah dalam kedutaan, tiga roket juga menghantam wilayah lain di Baghdad dan menewaskan seorang anak perempuan danmelukai lima warga sipil.

Sebelumnya Irak memimpin koalisi menginvasi Irak di 2003 untuk menggulingkan Presiden Saddam Hussein. Saat ini ada 3.000 tentara yang masih ditempatkan di sana, termasuk untuk memerangi ISIS di 2014.

 

Sejak Oktober 2019, lusinan serangan roket dan bom telah menargetkan pasukan, kedutaan dan instalasi asing di seluruh Irak. Hizbullah dan faksi-faksi pro Iran dituding berada di balik serangan.

 

Sumber : https://era.id/