Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Awet dan Segar

Hai teman-teman, Pembagian daging kurban merupakan tradisi utama khas Idul Adha. Daging yang diperoleh bisa langsung dimasak dan dikonsumsi, dan sisanya bisa disimpan di lemari es. Untuk itu, Anda perlu mengoptimalkan ruang penyimpanan di lemari es freezer. Nah kali ini saya akan membahas tentang cara menyimpan daging kurban agar awet dan segar. Mari lihat!

Berikut Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Awet dan Segar

cara menyimpan daging kurban agar awet

1. Jangan Mencuci Daging

cara menyimpan daging kurban agar awet

Jangan dicuci sebelum disimpan. Usahakan agar daging tetap segar setelah dipotong. Pasalnya, karena daging yang sudah terkena air sangat rentan terhadap bakteri jika tidak diproses dengan cepat.

Berbeda jika ingin segera mengolahnya, yang mengharuskan dagingnya dicuci terlebih dahulu. Oleh karena itu, jika Anda berencana untuk menyimpannya dalam jangka waktu yang tidak ditentukan, sebaiknya segera masukkan daging segar yang dibungkus dalam wadah ke dalam lemari es freezer.

2. Potong-potong sesuai konsumsi keluarga

Sebelum disimpan, sebaiknya daging dipotong-potong sesuai ukuran konsumsi keluarga dalam sehari. Namun, mencairkan potongan daging beku yang lebih kecil tentu lebih mudah daripada potongan daging yang besar. Selain itu, daging yang berukuran lebih kecil juga memakan lebih sedikit ruang di dalam lemari es.

3. Rendam Daging Dengan Bumbu

Perendaman daging bisa membuatnya lebih lembut dan lebih beraroma. Rempah-rempah ini diharapkan dapat menyerap dan membuat daging terasa lebih enak. Meskipun banyak variasi resep bumbu marinasi dapat ditemukan, resep dasar yang biasa terdiri dari garam, minyak, bumbu dan asam.

Anda juga bisa menggunakan minyak zaitun, bawang putih, jus lemon dan garam yang lebih mudah ditemukan. Untuk daging yang keras seperti daging sapi dan domba, menggunakan bumbu juga bekerja dengan baik dan bahkan lebih mudah untuk dibuat. Anda bisa menaburkan bubuk herbal, rempah-rempah dan garam ke permukaan daging dan biarkan selama beberapa jam.

Jangan lupa untuk memotong daging menjadi potongan-potongan kecil sebelum direndam dalam bumbu. Langkah ini akan memudahkan Anda untuk mengolahnya kapan saja ketika Anda sudah yakin ingin memasak apa.

Baca Juga : Produk Vacuum Sealer

4. Tempatkan dalam Wadah Tertutup Tertutup

cara menyimpan daging kurban agar awet

Usahakan untuk tidak menggunakan kemasan plastik yang didatangkan dari panitia kurban. Pisahkan daging kurban sesuai takaran konsumsi harian, tempatkan dalam wadah berbeda dan tutup rapat.

Disarankan agar Anda memilih wadah makanan dengan food grade yang sudah terjamin keamanan bahannya. Tempatkan setiap porsi daging dalam wadah yang berbeda. Daging dalam wadah yang disimpan di lemari es bisa bertahan hingga satu tahun.

Alasan untuk memotong dan memisahkan daging menjadi bagian-bagian kecil adalah untuk memudahkan saat ingin mengolahnya. Menyimpan daging dalam potongan besar dan membekukannya akan memakan waktu lama ketika Anda ingin mencairkannya. Ditambah lagi, jika dibekukan kembali, kualitas daging akan menurun.

5. Perhatikan wadahnya

Penggunaan plastik retak hitam umumnya sudah ditinggalkan. Kalaupun masih mendapatkan jatah distribusi menggunakan plastik seperti itu, bersihkan dagingnya dan pindahkan ke wadah lain yang lebih bersih. Bisa dibuat dari plastik bening, atau dimasukkan ke dalam kotak kemasan yang lebih mudah diatur.

6. Jangan simpan langsung di kulkas

Cara penyimpanan daging kurban yang keenam adalah dengan memasukkannya secara tidak langsung ke dalam lemari es setelah diterima. Segera setelah daging disembelih, disarankan untuk tidak langsung menyimpan daging di lemari es. Biarkan pada suhu kamar normal selama 3-4 jam sebelum disimpan.

Untuk menjaga rasa daging tetap segar dan utuh, Anda bisa melakukan langkah sebelumnya di atas, yaitu membumbui. Cuci daging yang benar, lalu masukan garam, masala, cuka dan di simpan di dalam lemari es. Kemas daging dengan benar sebelum memasukkannya ke dalam lemari es.

7. Mencairkan Daging Beku

Dengan cara mencairkan daging beku yang baik dan benar. Hal ini bertujuan untuk menghindari sisa daging yang dibekukan kembali, menjadi basi. Oleh karena itu, pencairan daging beku harus dilakukan dengan baik dan benar.

Membiarkan daging beku pada suhu kamar dan membiarkannya mencair sendiri adalah tindakan yang berbahaya. Metode yang paling dapat diandalkan untuk mencegah pertumbuhan bakteri adalah dengan meletakkan daging di bagian bawah lemari es setelah dikeluarkan dari freezer.

Ini memakan banyak waktu, jadi jika terburu-buru maka Anda bisa menggunakan bak air dingin. Rendam daging yang disegel dalam semangkuk air keran dingin, dan ganti air secara berkala ke suhu kamar.

8. Jika ingin dicairkan, pindahkan ke bagian kulkas yang suhunya lebih rendah

Jika ingin mengolah daging beku, jangan dicairkan di suhu ruangan. Daging yang sudah bersentuhan dengan udara luar, akan mulai bereaksi terhadap bakteri. Yang terbaik adalah memindahkan daging dari freezer. Letakkan di rak atau rak dengan suhu lebih rendah agar daging meleleh tanpa kehilangan suhu dinginnya.

Demikianlah cara- cara menyimpan daging kurban agar awet yang bisa Anda terapkan. Semoga bermanfaat dan terima kasih.