cara membuat kompos dari sampah organik, super mudah

cara membuat kompos – Pemilik tanaman apa yang ingin melihat tanamannya layu karena kekurangan nutrisi? Tentu tidak ada yang ingin tanaman mereka berhenti berkembang. Oleh karena itu, tanaman harus selalu menerima kompos secara teratur. Anda mungkin tidak memiliki anggaran yang cukup untuk membeli kompos. Jangan khawatir, kamu bisa membuat kompos sendiri di rumah lho!

Cara pembuatan kompos juga sangat sederhana dan ekonomis, karena bisa dicoba dengan bahan utama limbah rumah tangga. Tanpa basa-basi lagi, yuk simak cara membuat kompos dari rumput dan sampah organik di bawah ini!

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Untuk mengontrol produksi kompos dari Kania, pertama-tama Anda memerlukan beberapa alat dan bahan yang diperlukan. Alat-alat tersebut berupa keranjang berlubang-lubang kecil, karton seukuran keranjang, dan tempat pembuatan kompos seperti keranjang, tong atau batu bata. Sedangkan bahan yang dibutuhkan untuk metode pengomposan ini adalah sampah organik rumah tangga dan kulit kayu. Jangan lupa juga buat blaster atau launcher berupa EM4. Pembuka ini mudah ditemukan di toko-toko pertanian.

1. Memilah Sampah Rumah Tangga Organik

cara membuat kompos

 

Seperti yang disebutkan, Anda membutuhkan sampah rumah tangga organik untuk memulai metode pengomposan ini. Contoh sampah organik adalah daun-daun kering, rerumputan, sisa sayuran dan buah-buahan. Biasakan menggunakan dua tempat sampah di rumah, satu untuk sampah yang tidak dapat terurai seperti plastik dan satu lagi untuk sampah organik yang akan menjadi cikal bakal kompos. Jadi, dengan metode pembuatan kompos ini, Anda tidak perlu khawatir lagi untuk memilah sampah di kemudian hari.

2. Menata Wadah Pupuk Kompos

Pada tahap pengomposan selanjutnya, keranjang yang telah disiapkan dengan lubang-lubang kecil harus diletakkan di tempat teduh yang tidak terkena air hujan. Setelah itu, dukung lantai agar aliran udara merata.

Jika demikian, letakkan cangkang di bagian bawah keranjang. Penggunaan tray dalam pengomposan berfungsi sebagai penyerap kelebihan air, pengatur bau, dan mengatur jumlah mikroba. Langkah selanjutnya adalah menempatkan kardus bekas di atas nampan untuk mengumpulkan sampah organik.

3. Menempatkan Sampah Rumah Tangga Organik

Hal terpenting dalam pembuatan kompos adalah penempatan sampah organik yang telah dipilah. Cara membuat kompos ini bisa Anda lakukan dengan cara mencacah sampah organik rumah tangga menjadi potongan-potongan kecil. Semakin kecil potongannya, semakin baik untuk metode pengomposan ini.

Setelah semuanya terpotong, campurkan kerokan dengan starter tadi hingga merata. Pada titik ini, starter akan mulai memecah kotoran. Jika campuran kompos terlalu basah, tambahkan kulit kayu atau serbuk gergaji. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menambahkan kulit jeruk untuk membuat aroma kompos lebih segar.

4. Mengecek Keadaan Pupuk Kompos

Sebagai pemula, terkadang kita tidak yakin apakah cara pengomposan sudah benar atau belum. Untuk memeriksanya, celupkan jari Anda ke dalam kompos sedalam dua sentimeter. Jika terasa panas, proses pengomposan dilanjutkan dengan metode pengomposan ini. Sebaliknya, jika kompos tidak hangat, berarti terlalu kering. Dalam hal ini, tambahkan air untuk memulai aktivitas mikroorganisme.

Cara pembuatan kompos ini membutuhkan waktu satu hingga dua bulan. Selama ini, adonan perlu diaduk dari waktu ke waktu, tambahkan sedikit air jika mulai mengering. Jika Anda ingin mengetahui apakah kompos sudah siap atau belum, Anda bisa mengeceknya secara berkala. Kompos siap pakai berwarna hitam, tidak terlalu basah dan tidak berbau.

5. Saatnya Memanen Pupuk Kompos

Nah, Anda sudah memulai langkah terakhir membuat kompos. Namun, beberapa hal masih memerlukan perhatian. Saat kompos sudah siap digunakan, jangan gunakan semuanya sekaligus. Ambil sepertiga bagian untuk menyuburkan tanaman. Sementara sisa kompos dapat digunakan sebagai pengganti EM4 atau untuk pembuatan kompos selanjutnya. Ulangi cara membuat kompos dari awal.

สล็อตบาคาร่า