Cara Membuat Cocopeat Sendiri

Saya akan menjelaskan sedikit tentag cara membuat cocopeat sendiri yang benar dan mudah dilakukan. Cocopeat juga menawarkan keuntungan, datangi dia langsung. Daripada penasaran, silahkan baca artikel ini baik-baik ya.

 

Cocopeat

Dalam bidang pertanian, tidak hanya tanah saja yang dapat diperhitungkan sebagai media tanam. Ada media tanam lainnya, salah satunya adalah cocopeat, tanaman organik yang sama sekali tidak menurunkan kualitas tanah. Cocopeat adalah media tanam yang terbuat dari batok kelapa.

Dengan demikian, paling mudah ditemukan di negara-negara tropis dan kepulauan seperti Indonesia, di mana penggunaannya memiliki banyak manfaat. Cocok untuk digunakan dengan tanah atau sendiri. Cocopeat juga sering dipilih sebagai pengganti tanah. Cocopeat memiliki sifat mudah menyerap dan menyimpan air. Ini juga memiliki pori-pori yang memfasilitasi ventilasi dan sinar matahari. Kapang Trichoderma, sejenis enzim yang berasal dari cendawan, dapat mengurangi penyakit tanah. Hal ini memungkinkan Cocopea menjaga tanah tetap gembur dan subur.

Meskipun diiklankan sebagai media tanam alternatif yang berkualitas sebaik tanah, namun kekurangan unsur hara tanah.

Banyak produsen yang menjual sabut kelapa siap pakai, bahkan ada yang dalam bentuk padat (briket). Anda tinggal menambahkan air dan cocopeat siap digunakan.Saat ini sudah banyak media tanam yang biasa digunakan pada pembudidaya hidroponik yang tidak menggunakan tanah.

Salah satu bahan tanam yang biasa digunakan dalam sistem tanam ini adalah cocopeat. Substrat cocopeat dapat dibeli dari toko pertanian dan toko online yang menawarkan peralatan hidroponik khusus. Pelajari kelebihan dan kekurangan cocopeat sebagai media tanam.

 

Pengertian Cocopeat

Cocopeat sering disebut dengan coco coir atau coco fiber yang merupakan media tanam alternatif yang digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman seperti B. hidroponik dapat digunakan. Penanam ini terbuat dari cangkang atau kulit kayu.

Kelapa diolah sedemikian rupa hingga menjadi butiran seperti serbuk gergaji. Sekam padi biasanya diperoleh dari limbah rumah tangga atau dari perusahaan yang menggunakan buah kelapa sebagai bahan baku produknya. Di Indonesia, pohon kelapa tumbuh subur di seluruh Indonesia.

Nah itulah sedikit insight dari Cocopeat. Sekarang mari kita lanjutkan ke langkah cara menyiapkan cocopeat dengan benar dan mudah.

 

Cara Membuat Cocopeat Sendiri

Cara Membuat Cocopeat Sendiri

Alat dan Bahan:

Untuk membuat cocopeat sendiri di rumah, berikut ini adalah alat-alat yang perlu anda siapkan, antara lain:

  • Sabut kelapa
  • Ayakan
  • Alat press

Cara Membuat Cocopeat Sendiri:

  1. Pilih serat sekam dari kelapa tua atau matang.
  2. Untuk menghilangkan senyawa kimia dari tempurung kelapa, batok kelapa direndam selama kurang lebih 6 bulan, karena senyawa kimia tersebut dapat menghambat pertumbuhan tanaman, misalnya tanin. Kandungan tanin ditunjukkan dengan warna merah bata saat kulit direndam dalam air.
  3. Selanjutnya adalah membuat sekam kelapa menjadi serbuk sekam, pada saat membuat tempurung kelapa dapat menggunakan mesin cocopeat sebagai pembantu yang berada di rumah mesin. Namun, jika mesin tidak tersedia, Anda bisa memotong kulitnya setipis mungkin. Bahan baku berupa serbuk tempurung kelapa dijemur di bawah sinar matahari selama 1 hari atau sampai kadar airnya di bawah 15%. Anda bisa mengukur kelembapannya
  4. Jika kadar air kurang dari 15%, langkah selanjutnya adalah proses penyaringan. Hasil penyaringan serbuk cangkang sering disebut sebagai “debu”.
  5. Sisa dari proses pengayakan sebagai serat kulit kayu mentah, disebut juga serat, dipisahkan dari hasil saringan halus atau debu, yang selanjutnya dapat dijual langsung sebagai bahan bakar pembuatan arang dan lembaran halus atau lembaran flanel. untuk furnitur.
  6. Ayak beberapa kali untuk mendapatkan hasil bubuk dengan panjang yang sama. Lalu ada proses pencucian yang biasanya dilakukan saat hujan untuk memaksimalkan pencucian.
  7. Setelah pencucian dalam, serbuk kulit kayu dikeringkan hingga kadar air minimal 12%.
  8. Selain itu, untuk mendapatkan hasil akhir, debu tersebut ditekan menjadi bentuk balok yang sesuai dengan mesin pengepres.
  9. Cetakan yang digunakan biasanya berukuran 30x30x20 cm atau 30x30x15 cm dengan berat masing-masing sekitar 5 kg.
  10. Jika Anda berencana menanamnya sendiri, cocopeat siap digunakan. Namun jika Ada ingin menjualnya, bisa dibungkus dengan plastik terlebih dahulu agar terlihat lebih menarik.

 

สล็อตบาคาร่า