Bisnis Bonsai Kelapa Yang Sangat Menguntungkan

Bisnis bonsai kelapa, tanaman atau pohon kelapa yang biasanya tumbuh tinggi menjulang bisa dibuat bonsai. Bahkan pekumpulan pehobi bonsai berhasil membuat bonsai kelapa bercabang hingga berukuran mini. Pembuatan tanaman kelapa menjadi bonsai bisa dibilang tidaklah mudah. Akan tetapi jika berhasil melakukannya maka tak hanya nilai seni yang tinggi yang dimiliki, karena harga jualnya pun juga sangat tinggi.

Bisnis Bonsai Kelapa

Penjualan Bonsai dilakukan setelah monsai berumur 6 tahun. Pada umur bonsai tersebut, bonsai telah mencapai bentuk dan ukuran yang sudah diingikan. Bonsai tersebut sudah dibentuk berdasarkan trend yang sangat banyak diminati di pasaran.

Umumnya harga bonsai ditetapkan dengan melihat kondisi dan keadaan fisik dari bonsai yang sudah dibentuk atau dibuat. Selain itu, harga bonsai juga dlihat dari jenis bonsai yang sudah dibuat. Tapi tidak untuk cara bisnis kelapa tua, Estimasi Modal Pertama yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha bonsai kelapa.

Analisi Modal Awal Bisnis Bonsai Kelapa

Pembelian :

Guntung kecil dan besar = Rp60.000

Gergaji Listrik = Rp120.000

Pahat listrik = Rp80.000

Kawat = Rp 250.000

Pemotong Kawat = Rp50.000

Tang = Rp70.000

Kikir Bengkok = Rp50.000

Kuas = Rp30.000

Meja = Rp200.000

Pupuk = Rp 150.000

Kapur Dolomit = Rp50.000

Bibit ficus benjamina = Rp100.000

Amplas = Rp100.000

TOTAL = Rp1.310.000

Bulanan :

Pupuk Kandang = Rp15.000

Pupuk Kompos = Rp15.000

Pemakaian air listrik = Rp20.000

Biaya Lain-lain = Rp350.000

TOTAL = Rp 400.000

Pengeluaran Tahunan :

Biaya sewa bangunan = Rp3.000.000

Pajak bumi dan bangunan = Rp200.000

TOTAL = Rp3.200.000

Membuat Bonsai Kelapa

Bisnis bonsai kelapa

1.Memilih Jenis Kelapa

Ada berbagai jenis kelapa yang bisa dijadikan bonsai, yaitu kelapa gading susu, kelepa gading merah, dan kelapa albino. Kelapa jenis gading susu ini bisanya berwarna putih dan banyak tumbuh di daerah subtropis.

Sedangkan kelapa jenis gading merah berwarna merah kekuningan. Tetapi untuk merawat kelapa gading merah memerlukan perawatan yang lebih karena untuk mempertahankan warnanya, salah satu perawatanya dengan harus selalu di pupuk agar warna tidak berubah.

Jenis kelapa albino berwarna putih namun tidak pucat dan polos, warna putihnya cenderung lebih terang atau mendekati warna silver. Perlu diperjelas bahwa bonsai kelapa tidak dapat berbuah layaknya pohon kelapa pada umumnya. Tanaman bonsai kelapa yang tumbuh antara 25 sampai 100 cm ini sudah kehilangan kemampuan berbuahnya. Akan tetapi, tanaman ini mampu terus tumbuh sampai usia belasan tahun.

2.Memilih Bibit

Untuk mrmbuat bonsai kelapa, pilihlah bibit kelapa yang sudah tua. Karena kelapa yang sudah tua akan sangat cepat menumbuhkan tunas, dan baru pilihlah bibit denagan ukuran batok yang kecil dan akarnya yang besar. Batok yang kecil akan memudahkan kamu untuk membentuk batang yang kamu inginkan.

3.Menentukan Batok Kelapa

Letakkan batok kelapa pada posisi Tegak jika kamu ingin akar bonsai yang mengelilingi batok. Dan jika kamu ingin berbentuk seperti rumah siput, bisa meletakkan nya secara ditidurkan kesamping.

4.Membentuk Batang Bonsai

Untuk mempertahankan ukuran bonsai agar tetap kecil, kamu harus melakukan penyayatan untuk tunas yang lebih tua.

Dan jika bibit sudah tumbuh antara 15 hingga 20cm, lakukan lah sayatan pada tunas yang paling bawah. Untuk mencegah pembusukan, jangan sampai tunas bonsai yang masih muda terkena sayatan. Untuk penyayatan ini lakuan lah sehari minimal 3 kali.

5.Perawatan Bonsai

Dalam merawat bonsai kamu cukup menyiram bonsai ini sekali sehari saja. Sirami bonsai ini pada saat sore ataupun malam hari. Jika memungkinkan, campurlah air dengan larutan garam sebagai pengganti air yang untuk mennyirami bonsai ini.

สล็อตบาคาร่า